Mengganti ATM BRI yang Expired

Kemarin saat usai istirahat kantor saya berangkat menuju bank BRI cabang Garut. Walau berpanas ria saya rela karena ini menyangkut hajat hidup orang rumah. Yaitu mengganti kartu ATM saya yang telah expired. Kebayang kan kalau masih pertengahan bulan tapi tidak bisa ngambil duit di ATM. Bisa perang Dunia III deh di rumah hahaha.

Berbekal informasi dari Kantor Kas BRI di dekat kantor, saya dengan pede nya membawa persyaratan penggantian ATM. Diantaranya adalah KTP, Buku Tabungan dan ATM yang mau diganti. Tak berapa lama, motor saya hidupkan demi menyusuri teriknya matahari kota Garut.

Sampailah saya di kantor BRI cabang Garut. Kantor yang agak tua tapi terawat. Awal masuk disambut oleh satpam yang ramah, menanyakan keperluan saya datang ke kantor, lalu membantu saya mendapatkan nomor antrian. Saya mendapatkan nomor antrian 650 sedangkan nomor antrian yang sedang dilayani nomo 636. Ya kira-kira harus menunggu 14 nomor lagi. Sampai tahap ini semua lancar jaya.

Sembari mengantri, banyak sekali peristiwa yang saya amati. Mulai dari suami istri yang sudah sepuh mengantri sampai pegawai aparat hukum yang jumawa. Dua hal yang kontras dan saya lebih respek dengan suami istri yang sepuh. Kelihatannya mereka adalah abdi negara pewaris Umar Bakrie. Dengan dandanan sederhana mereka dengan sabar mengantri bareng saya. Gelagatnya mereka akan menanyakan tunjangan sertifikasi yang tak kunjung cair sedangkan kebutuhan sudah menunggu di balik pintu bank.

Satu demi satu nomor antrian beranjak. Saya menikmati dengan melihat suasana sekeliling, mulai dari nasabah sampai pegawai bank yang aduhai (maksudnya aduhai cara kerjanya ya jangan kemana-mana pikirannya hahaha). Mereka seperti robot yang sudah diseting harus berjalan kayak gimana atau senyum dengan lebar berapa cm.

Tiba giliran saya dipanggil. Segera saya menghampiri meja costumer service. Mayang nama yang tertera pada meja nya. Dia menyalami saya sambil menanyakan maksud kedatangan saya. Dengan PD nya saya menyerahkan persyaratan yang dimaksud dan jegerrr. Permohonan saya ditolak karena buku tabungan yang saya bawa adalah buku tabungan yang lama.

Alamakkk..cape kali awak ngantri dari tadi siang. Menerobos teriknya kota garut menghampiri mbak costumer service dan akhirnya saya disuruh mencari buku tabungan yang baru atau membuat surat kehilangan dari kepolisian. Dua pilihan yang memupus harapan saya mendapatkan kartu ATM baru..

nasib ya nasib..kapan hari lagi saya memutuskan kesana lagi dengan membawa surat kehilangan dari kepolisian

pesan TS:

kalau mau membuat kartu ATM BRI yang baru karena expired,dipastikan membawa buku tabungan yang baru (asumsi sudah pernah ganti buku) dikarenakan di setiap buku tabungan ada kode unik nya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s