Tumis Jamur

Pagi itu ujang menerima sms dari istrinya.

”yah ntar istirahat makan di rumah ya,bunda masak jamur kesukaan ayah”.terpampang sms tersebut di HP nya ujang.

”okeh bun,tambah ikan asinnya dong”,jawab ujang sambil mencet tombol kirim di HP nya.

Dah terbayang nih pulang ke rumah menyantap makanan kesukaan sambil ngajak main anak.Tapi sebagai seorang yang sok profesional,ujang menepis pikirannya lalu melanjutkan pekerjaannya sambil internetan. Walaupun lebih dominan pekerjaan sambilan nya. Ya apa boleh buat sambil menyelam minum air,sebelum tenggelam ya nikmatin hidup dulu to ah.

Jam sudah menunjukan pukul 11.30, ujang udah mulai siap2 pulang untuk istirahat.”Bentar lagi ah”,pikir ujang. “Ga enak ma yang lain”

11.53 teng ujang memutuskan untuk meninggalkan meja kerjanya menuju parkiran motor. Ketemu dengan sopir bos,saling menyapa dan bercanda.

“hayu kang istirahat dulu”,kata ujang

“Mau kemana masih jam segini dah isirahat?”

“Mau nyari ‘jahe’ dulu kang ahahha..” sambil ngeloyor ke parkiran.

Jam 12.30 sampailah ujang di rumah. Perjalanan agak lama dari kantor ke rumah diakrenakan banyak andong dan sempitnya jalan.Tugas tambahan pun menjadi pemicu terlambatnya ujang ke rumah. Tugas tersebut adalah membelikan obat buat orang tua ujang yang sdang sakit stroke. Mudah-mudahan jadi amal baik ujang.

Sampai di rumah sudah ada istri ujang yang cantik ditemani pembantu. Mereka sedang asik menonton TV. Pintu dibuka ujang setelah mengucapkan salam. Kemudian melirik ke se isi rumah sampai sudut rumah pun tak kelewatan.

“Mana si kaka bun?” ujang bertanya.”Tuh lagi pada tidur” jawab istri ujang.

Damai sekali perasaan ujang melihat kedua anak nya sedang tidur pulas. Alhamdulilah ujang telah diamanahi dua orang buah hati yang lucu dan ngegemesin. Afdhal umur 1 bulan dan kakanya Fadhlan umur 2 Tahun.

Kembali ke tujuan utama. “mana makanan nya bun?”ujang meminta. Dengan penuh ketulusan dan keikhlasan istri ujang menyiapkan makanan kesukaan ujang, yaitu tumis jamur,ikan asin dan tahu. Ujang dengan lahap menghabiskan makanan tersebut. Indahnya dunia terasa di hati ujang. Istri yang cantik,anak2 yang lucu dan makanan yang enak.

Tak terasa waktu pun udah menunjukan pukul 13.25 dan si kakak pun masih tidur pulas. Ujang mengambil wudhu lalu mendirikan shalat duhur. Setelah shalat ujang menyiapkan alat tempurnya yaitu HP dan kunci mobil. Karena ujang suka lupa naruh kunci, ujang agak panik dan suaranya sampai membangunkan kakak yang lagi tidur. Tampak dari balik pintu timbul se sosok mungil yang lucu. Matanya terbelalak dan rambutnya kusut. Sosok itu berlari dengan penuh semangat ke arah ujang.

“Aya..aya..aya..” celotehnya. Menciumi ujang dan memeluknya. Si kakak bangun dan ingin bermain

Ujang merasa bersalah belum lama bermain harus pergi lagi ke kantor. “Tapi ga apa sayang, ntar malam kita lanjutin lagi ya” dalam hati ujang sambil mencium si kakak.

Salam Syukur

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s